ADSENSE Link Ads 200 x 90
ADSENSE 336 x 280
Karena
berpenampilan lusuh, seorang lelaki paruh baya tidak digubris oleh
karyawan dan karyawati. Padahal ternyata apa yang dia beli lebih mahal
dari konsumen yang memakai pakaian berjas. Peristiwa ini terjadi di
sebuah counter seluller ternama di kota Semarang, Jawa Tengah.
Linawati,
salah seorang karyawati counter tersebut menuturkan sebuah kisah unik
tapi nyata yang terjadi di counter tempatnya bekerja. Perempuan asal
Demak tersebut mengungkapkan, beberapa hari lalu ada seorang lelaki
berpakaian lusuh yang ingin membeli sebuah smartphone di counternya.
“Tak
ada satu pun teman teman penjaga counter saya yang mau menanggapi bapak
tersebut. Akhirnya saya yang melayaninya” ungkap Linawati.
Kata
bijak mengatakan jangan pernah menilai buku hanya dari sampulnya. Meski
pepatah tersebut sudah dianggap kuno, namun juga masih bisa dibuktikan
kebenarannya hingga sekarang.
Ya, kita tak bisa menghakimi orang lain hanya dengan melihat luarnya saja. Karena belum tentu
orang
yang berpakaian serba wah itu benar-benar orang ‘punya’ dan belum tentu
juga orang yang berpakaian ala kadarnya itu orang tidak mampu.
Sayangnya, kata bijak diatas tampaknya tidak benar-benar dihayati oleh
para karyawan dan karyawati di counter tersebut.
Namun
karena hanya pakaiannya lusuh dan compang camping seperti belum
disetrika, serta memakai sandal jepit, tak ada satu pun karyawan maupun
karyawati counter itu yang mau melayani bapak paruh baya tersebut.
Seluruh pegawai counter tampak sibuk melayani pembeli lain, malah ada
beberapa karyawati yang bercengkrama satu sama lain ketika bapak
tersebut melihat-lihat, tanpa menanyakan bahkan sama sekali tidak
menyapa calon pembeli yang dikira miskin tersebut. Sampai Ia Menemukan USB Milik Suaminya, Ternyata Ada!!
Linawati
yang melihat sikap acuh tak acuh dari karyawan itu pun akhirnya
langsung turun tangan dengan mendekati bapak tersebut dan menanyakan apa
yang bisa dibantu.
“Tak
ada satu pun karyawan yang mau meladeni bapak tersebut. Akhirnya saya
yang baru saja selesai istirahat yang melayaninya” ungkapnya, Senin
(14/3).
Tak
disangka-sangka, ternyata pria tersebut hendak memborong smartphone
seharga Rp. 2 juta sebanyak 25 buah dan dia bayar dengan uang tunai.
Melihat segepok uang yang dibawa bapak tersebut, teman-temannya sesama
karyawan di counter heran dan langsung berlomba-lomba membantu pelayanan
untuk calon pembeli yang telah diabaikannya tadi.
Ternyata
pria itu adalah owner sebuah jasa travel umroh dan haji serta pemilik
sebuah restoran ternama di kota tersebut. Dia berniat membelikan semua
karyawan di kantornya dengan smartphone yang mau dibeli sebagai bonus
target di perusahaan travelnya.
“Alhamdulillah
setelah saya melayani beliau dengan ramah, saya langsung diberi uang
tip Rp 1 juta dan ditransferkan pulsa Rp 200 ribu. Rejeki anak
sholehah,” kata Lina dengan tersenyum.
Semoga
kisah ini bisa memberikan pelajaran dan hikmah kepada kita semuanya
agar senantiasa menyayangi setiap orang tanpa melihat dari penampilan fisik dan statusnya.
1 lagi Share kisah ini ya.
Sumber : note-sehat.blogspot.com

0 Response to "Tak Dilayani Karna Bapak Ini Berpakaian Lusuh, Tapi Dalam Sekajap SEMUA TERDIAM , Setelah Tahu Apa yang Dia BELI."
Posting Komentar